Dunia Terkini, Informasi, Potensi

Potensi Kesenian Permainan Gasing

Informasi dan Potensi. Potensi – Kota Tangerang, tepatnya di Perumahan Ciledug Indah II pada hari Minggu, 08 Juli 2012. Ada satu kegiatan yang diselenggarakan oleh kelompok Remaja Karang Taruna lingkungan setempat. Acara di mulai pada pagi yang cukup cerah, terlihat ada beberapa panggung/tenda dan stand acara, masing-masing stand berbeda peruntukanya. Diantaranya ada panggung pertunjukan suffel dance, komunitas band, makanan tradisional dan masih banyak lagi.

Ada satu stand yang terlihat berbeda dan unik, satu stand ini terdiri dari display kerajinan tradisional dan area bermain yang terbuat dari papan kayu. Tiap pengunjung yang memasuki area bazaar itu pasti terlihat tidak melewatkan satu stand itu. Stand yang menjadi perhatian para pengunjung adalah stand Komunitas Gasing Indonesia. Nah ? apakah Anda baru dengar tentang Komunitas Gasing Indonesia ? sama dengan Media Cakrawala – Tabloid Online, kami pun baru melihat sendiri ternyata benar adanya tentang komunitas pecinta alat permainan tradisional itu.

Dalam acara bazaar itu dipajang beraneka jenis gasing dari seluruh wilayah Indonesia. Ada gasing dari Aceh, Gasing Kep. Riau, Gasing Kalimantan, Gasing Sulawesi, Gasing Lombok, Gasing Lamongan, Gasing Jakarta, Gasing Jawa Barat, Gasing Jawa Tengah, dan daerah lain. Dari gasing masing-masing daerah itu ternyata nama lokal dan kegunaan dalam permainanya pun berbeda-beda. Orang Jawa Timur menyebut alat permainan satu ini dengan gasingan, orang Jawa Tengah menyebutnya panggal, orang Jakarta/Betawi menyebut Panggal, orang Lampung menyebut permainan Pukang, di Kep. Riau, Jambi, Bengkulu Tanjung Pinang, Sumbar disebut permainan Gasing, Kaltim menyebutnya Begasing, di Bali disebut Megangsing, permainan Maggasing di NTB, di Maluku disebut Apiong. Kegunaan dalam permaian ada yang untuk adu putar, adu pukul (adu benturan antar gasing), dan adu bunyi.

Para pengunjung stand Komunitas Gasing Indonesia bisa membeli hasil kerajinan gasing dari para pengrajin yang dihimpun oleh komunitas tradisi yang satu ini, dan bisa langsung bermain di tempat yang sudah ada, tempat bermainya juga terlihat bagus dan unik, medianya terbuat dari kayu papan yang dibuat bundar dan terdiri dari pusaran-pusaran yang ditandai dengan perbedaan warna dari tiap pusaran mulai dari paling pinggir sampai ke titik tengah.

Pengunjung stand Komunitas Gasing Indonesia tidak hanya anak-anak tapi para orang tua dan semua usia, rata-rata para pengunjung mengagumi bentuk keunikan gasing-gasing dari berbagai daerah di Indonesia itu. Para orang tua dan remaja saling berebut untuk mencoba “memainkan mainanya” dulu ketika masih anak-anak, begitu juga anak-anak saling berlomba memainkan gasing adu bunyi yang terbuat dari bambu, bisa dilihat acara main gasing saat itu adalah mainan semua kalangan usia. Tapi siapakah yang dengan semangat mengenalkan kembali alat permaian tradisional itu, ikuti tulisan lainya di Media Cakrawala – Tabloid Online . . . . . (C.04)

(Pang Budito)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Twitter

  • UNESCO; Al Aqsa Situs Suci Umat Islam: MCI News - Media Cakrawala Indonesia Media Cakrawala Indonesia – Berita Pendidikan. UNESCO; Al... 1 month ago
  • Pengukuhan Lembaga Pemangku Adat Kesulthanan Banten: MCI News - Media Cakrawala Indonesia Media Cakrawala Indonesia – Berita Baru. Pe... 1 month ago
%d bloggers like this: